Tradisi Open Punden di Lereng Sindoro Temanggung Meriah Warga Berebut Gunungan Hasil Bumi

Tadisi Open Punden juga dilakukan arak-arakan gunungan buah dan sayur hasil bumi keliling kampung untuk kemudian diperebutkan warga. (foto/ist)

Temanggung, Proliman News – Masyarakat di lereng Gunung Sindoro di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah menggelar tradisi Open Punden atau merawat leluhur untuk mendukung wisata Umbul Jumprit.

“ Selain untuk mendukung sektor pariwisata, tradisi dengan mengambil air dari Umbul Jumprit ini merupakan wujud syukur masyarakat atas ketersediaan air yang melimpah, “ kata Bupati Temanggung Agus Setyawan di Temanggung, Jumat.

Tadisi Open Punden juga dilakukan arak-arakan gunungan buah dan sayur hasil bumi keliling kampung untuk kemudian diperebutkan warga.

Warga Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung percaya dengan mendapat hasil gunungan ini akan membawa kebaikan dan keberkahan bagi keluarga.

Agus Setyawan mendukung kegiatan tradisi di Desa Tegalrejo, Kecamatan Ngadirejo ini karena bisa menjadi daya tarik pariwisata.

Terutama dalam konsep desa wisata berbasis kearifan lokal, di mana desa wisata memanfaatkan tradisi, adat dan budaya sebagai daya tarik utama.

“Kita sudah bekerja sama dengan pemdes dan pemerintah kecamatan dan penggiat wisata di Temanggung utara khususnya di Ngadirejo. Kita akan bersama mengembangkan wisata ini sehingga nanti akan menjadi salah satu destinasi yang menarik, dan akan berpengaruh positif terhadap desa-desa sekitar di kawasan Jumprit,” katanya.

Kepala Desa Tegalrejo Wigati menyampaikan selain kirab gunungan dalam tradisi ini juga mengambil air di Umbul Jumprit menggunakan kendi.

Menurut dia, air adalah sumber kehidupan yang harus dilestarikan karena meski di musim kemarau berkepanjangan masyarakat Desa Tegalrejo dan sekitarnya tidak kekurangan air.

BACA JUGA  Truk Tangki Muatan Solar Senggol Avanza Oleng Nabrak Super Carry Bikin Gaduh di Depan Pasar Kalijambe

“Sumber air dari Umbul Jumprit ini tidak hanya dimanfaatkan warga sekitar Tegalrejo saja, tetapi desa-desa di sekitarnya juga memanfaatkan air ini. Harapannya air dari Umbul Jumprit ini tetap lestari selama-lamanya,” katanya.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *