Warming Up Aksi Demo Pelengseran Bupati Pati Sudewo Mulai Dilakukan Sejak Minggu Hari Ini Hingga Selasa

Diperoleh informasi mulai besuk pagi Minggu (10/8/2025) Kota Pati, Jawa Tengah akan dibanjiri massa dari berbagai wilayah Kabupaten Pati.(foto/ist)

Pati, Proliman News – Diperoleh informasi mulai besuk pagi Minggu (10/8/2025) Kota Pati, Jawa Tengah akan dibanjiri massa dari berbagai wilayah Kabupaten Pati.

Mereka akan mulai menggelar aksi demo mendesak Bupati Pati Sudewo untuk mengundurkan diri secara ksatria sebelum tanggal 13 Agustus 2025.

Aksi demoyang mereka sebut sebagai warming up ini hanya dengan satu tujuan yakni melengserkan Bupati Sadewo sebelum ia berangkat umroh.

“Ini karena ada kabar Bupati Sadewo akan pergi umroh pada tanggal 13 Agustus 2025, maka sebelum pergi umroh urusan harus beres,” ujar Maksum warga Pati.

Jika selama tiga hari yakni Minggu – Selasa Bupati Pati Sudewo tidak bergeming dan tetap tidak mau mundur maka puncaknya nanti tanggal 13 Agustus 2025 ia akan dipaksa mundur oleh rakyat.

Jadi desakan mundur sudah mulai menjadi tuntutan utama dalam aksi warming up ini selama tiga hari.

Massa yang akan datang dan terlibat dalam aksi demo ini sudah dijadualkan, yakni setiap hari akan ada konsentrasi massa antara 10 hingga 15 ribu orang.

“Semua komponen akan melihat dan mengkaji sistuasi, jika memang sebelum tanggal 13 Agustus 2025 pusat kota membutuhkan pasokan lebih banyak massa maka beberapa kantong massa sudah siap,”ujarnya.

Mereka berasal dari sejumlah komunitas, paguyuban, dan massa dari berbagai desa yang sudah terkoordinir melalui jaringan relawan.

BACA JUGA  Dandim 0706/Temanggung Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Dorong Informasi yang Akurat dan Menyejukkan

Sementara diperoleh keterangan dari sejumlah relawan yang malam ini berkumpul di Posko Bantuan Donasi AMPB secara teknis massa siap untuk digerakkan kapan pun.

Meski konsentrasi mereka diarahkan untuk bergerak serentak pada tanggal 13 Agustus 2025. Namun ketika situasi berubah dengan cepat, maka arus massa akan digerakkan lebih dini.

Mereka terutama berasal dari kelompok masyarak yang berada di Pati utara, selatan dan barat. Sementara massa dari Pati Kota siap untuk melakukan aksi demo setiap saat karena lokasinya dekat.

Liputan : Andy Nursahbani

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *