Yogyakarta Jadi Tuan Rumah JKPI 2025: Ada Karnaval Budaya-Pameran UMKM di Malioboro & Taman Budaya Embung Giwangan

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X terkait pelaksanaan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X terkait pelaksanaan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025.

Yogyakarta, Proliman News – Kota Yogyakarta menjadi tuan rumah Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2025. Kegiatan ini akan digelar di Kota Yogyakarta pada 5–9 Agustus 2025 melibatkan 59 Kabupaten/Kota se-Indonesia.

Sebagai salah satu persiapan, Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo melakukan audiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, Jumat, 1 Agustus 2025.

Hasto menyampaikan kunjungan ini bertujuan untuk meminta arahan dari Sri Paduka terkait pelaksanaan event JKPI 2025 di wilayahnya.

“Kami mohon arahan dari Sri Paduka agar semuanya berjalan dengan baik karena kita tentu akan melibatkan lingkungan fisik, lingkungan sosial dan juga lingkungan manusia masyarakat,” ujar Hasto usai audiensi di Gedhong Pareanom, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta.

Menanggapi hal tersebut, Sri Paduka menyarankan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi, terutama media sosial bisa menjadi alat efektif untuk membangun keterlibatan masyarakat dan awareness masyarakat dalam event tersebut.

“Terkait venue event yang sekelilingnya banyak aktivitas masyarakat, hal itu harus ada sounding kepada mereka. Maka dari itu, mari bersama menggunakan kemajuan teknologi khususnya dalam media digital,” ujar Sri Paduka.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Yogyakarta, Yetti Martanti menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan akan memadukan unsur budaya, UMKM, dan hiburan rakyat.

“Jadi akan ada pasar malam Indonesia juga ada Indonesia street perform. Jadi nanti berbagai delegasi akan menampilkan atau mempresentasikan produk-produk unggulannya dan juga ada pentas budaya, selain itu juga akan menari bersama,” ungkap Yetti.

BACA JUGA  Eko Suwanto Desak Pemda DIY Pastikan Standar Mitigasi Bencana di Tempat Wisata, Kedepankan Keselamatan

Selain itu, dalam pelaksanaan JKPI akan ada karnaval yang melintasi Malioboro, serta Taman Budaya Embung Giwangan akan menjadi venue untuk menampilkan pentas seni dan budaya dari berbagai daerah.

“Jadi seluruh anggota yang nanti akan hadir untuk ikut perform ataupun karnaval di sepanjang Malioboro tanggal 6 agustus malam. Sepanjang tanggal 5–9 Agustus nanti akan ada pameran semacam UMKM ataupun produk-produk keunggulan dari masing-masing delegasi dan juga pentas budaya di Taman Budaya Embung Giwangan,” pungkasnya.

Liputan: W Maryanti

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *