Solo, Proliman News – Kuasa hukum Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) Firmanto Laksana Pangaribuan tidak membantah bahwa ada 4 orang dari Tim Pengacara Ulama dan Aktivis (TPUA) yang akan diseret ke pengadilan.
Ia menyatakan, pihaknya hanya memberi hasil akhir analisis terkait isu ijasah palsu yang terus digoreng oleh sejumlah orang diantaranya TPUA.
“Bahwa siapa yang akan dilaporkan ke polisi dan siapa yang akan dibawa ke ranah hukum itu pilihan bapak ( Presiden ke-7 Jokowi,”ujarnya.
Meski demikian ia juga tidak membantah jika pakar telematika Roy Surya dan Dokter Tifa adalah dua sosok yang akan dibawa ke meja hukum bersama anggota TPUA lainnya.
Menanggapi analisis pakar telematika Roy Suryo terkait ijazah Jokowi mengenai ijazah Jokowi yang diduga palsu secara keilmuan, Firman Laksana pihaknya tidak memberikan tanggapannya agar isu ini menjadi semakin keruh.
Menurutnya, segala tudingan ini akan dibuktikan di pengadilan. Apalagi, Jokowi telah memutuskan membawa masalah ini ke proses hukum.
“Karena Bapak (Jokowi) sudah menyampaikan akan membawa ke ranah hukum, jadi saat ini saya menyampaikan, nanti kita buktikan di ranah hukum,” ujar Firman.
Oleh karena itu, Firman tidak ingin merespons lebih lanjut tudingan tersebut. Dia merasa tidak berwenang menyampaikan benar tidaknya isu ini.
“Bicara salah tidak, bukan kapasitas kita yang menentukan, tentu nanti ada orang berkompeten di bidangnya, yang nanti ditunjuk pengadilan,” kata Firman.
Sebelumnya diberitakan, tim kuasa hukum Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) siap mengambil langkah hukum dan melaporkan sejumlah orang terkait tudingan ijazah palsu. Setidaknya ada empat orang yang bakal dilaporkan ke polisi.
“Kami juga sudah hampir rampung, sudah di tahap finalisasi, sehingga mungkin dalam waktu dekat kami akan mengambil langkah-langkah hukum,” kata kuasa hukum Jokowi, Yakub Hasibuan.
“Sementara ini sih mungkin ada sekitar empat orang yang kami sudah lengkapi semua dokumen-dokumen dan bukti-bukti pendukungnya yang kami yakini juga, yang kami percaya bahwa ada dugaan-dugaan tindak pidananya di situ,” tambahnya.
Namun, Yakub enggan mengungkapkan identitas keempat orang yang bakal dilaporkan tersebut.
Sementara Roy Suryo mengatakan, silahkan saja, siap saja yang akan dilaporkan ke polisi.
“Bocorannya ada saya, bisa jadi ada RH dia kan juga pakar telematika, dokter Tifa, ya bisa jadi. Silahkan saja,” kata Roy Suryo menantang.
Karena hasil analisa kita secara keilmuan, dengan berbagai metode tetap ada kejanggalan dalam ijasah Jokowi yang dari UGM.
Liputan : Suyono Sugondo


