Yogyakarta, Proliman News – Ketua DPRD DIY Nuryadi mengaku mengalihkan anggaran yang semula diperuntukkan bagi perjalanan luar negeri menjadi kegiatan tatap muka dengan masyarakat melalui program Sambung Rasa. Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab moral agar anggaran lebih memberikan manfaat langsung bagi warga.
Nuryadi mengatakan, selama ini dirinya memilih tidak menggunakan anggaran perjalanan luar negeri. Ia kemudian meminta Sekretariat DPRD dan pihak eksekutif menggeser alokasi anggaran tersebut untuk mendukung pelaksanaan forum dialog bersama masyarakat.
“Bagaimana anggaran yang seharusnya secara resmi diperuntukkan untuk luar negeri, akhir-akhir ini saya tidak gunakan. Saya minta teman-teman Sekwan dan eksekutif untuk menggeser menjadi ketemu dengan warga. Di sini semuanya jadinya sambung rasa,” ujar Nuryadi, Ketua DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan pada acara Sambung Rasa di Balai Kalurahan Kulwaru, Kapanewon Wates, Kamis, (16/7/2026).
Menurutnya, kegiatan Sambung Rasa menjadi ruang komunikasi antara DPRD dengan masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi secara langsung. Meski tidak semua persoalan yang disampaikan menjadi kewenangan Pemerintah Daerah DIY, aspirasi tersebut tetap akan dikomunikasikan kepada pihak yang berwenang.
“Walaupun aspirasinya itu belum tentu kewenangan provinsi, tapi bagaimanapun kita akan komunikasikan. Paling tidak saya sebagai ketua partai maupun Ketua DPRD harus bisa dihubungi masyarakat,” katanya.
Nuryadi menilai pertemuan langsung dengan warga memiliki manfaat yang lebih besar dibandingkan perjalanan dinas ke luar negeri. Selain mempererat hubungan dengan masyarakat, forum tersebut juga menjadi sarana membangun komunikasi dua arah mengenai berbagai persoalan yang dihadapi warga.
Ia mengungkapkan, dalam satu bulan dirinya rata-rata menggelar sekitar 14 kali kegiatan Sambung Rasa. Jumlah tersebut belum termasuk agenda kedewanan maupun kegiatan lain yang juga diikuti anggota DPRD.
“Kalau tidak salah hitung, 14 kali,” ujarnya saat ditanya frekuensi pelaksanaan Sambung Rasa setiap bulan.
Nuryadi menambahkan, saat ini beberapa pimpinan DPRD lainnya juga mulai menggelar kegiatan serupa. Ia berharap semakin banyak anggota DPRD yang memilih mengutamakan pertemuan dengan masyarakat dibandingkan memanfaatkan anggaran perjalanan luar negeri.
“Kalau nanti teman-teman yang lainnya juga sepakat untuk tidak usah ke luar negeri semua, ya alhamdulillah,” katanya.
Kebijakan tersebut menunjukkan upaya DPRD DIY untuk mengoptimalkan penggunaan anggaran sekaligus memperkuat penyerapan aspirasi masyarakat melalui dialog langsung yang lebih rutin dan dekat dengan warga.
Dalam Sambung Rasa di Balai Kalurahan Kulwaru, Kapanewon Wates Kabupaten Kulon Progo ini, sejumlah masukan disampaikan masyarakat mulai dari persoalan MBG, masalah seragam sekolah yang memberatkan warga miskin, kebutuhan infrastruktur jalan usaha tani hingga urusan kebudayaan.
Lurah Kulwaru, Sugiyanto mengapresiasi kegiatan sambung rasa Ketua DPRD DIY, Nuryadi.
“Terima kasih bisa bertemu langsung menyerap aspirasi, warga bisa menyampaikan keluhan persoalan yang dihadapi agar mendapatkan solusi penyelesaian masalah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Sugiyanto juga menyampaikan keluhan terkait persoalan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayahnya dan sekitarnya yang belum diimbangi pengolahan limbah yang baik sehingga dikhawatirkan berdampak pada kerusakan lingkungan.
“Kami tidak menolak MBG, SPPG. Tapi mohon limbahnya itu dikelola diolah dengan baik agar tidak merusak lahan pertanian dan mencemari air. Mohon ada solusi,” katanya.
Anggota Badan Permusyawaratan Kalurahan Kulwaru, Suparman menyampaikan aspirasi terkait MBG dan seragam sekolah.
“Kaitannya MBG juga, harapannya pendidikan menjadi prioritas. Seragam sekolah kalau untuk masyarakat menengah ke bawah itu juga berat. Harusnya jadi perhatian,” katanya.
Warga lain, Mulyono mengusulkan permohonan bantuan jalan usaha tani dan dukungan usaha pertanian dan peternakan.
“Jalan usaha tani itu untuk mendukung produksi pertanian, dan juga dukungan untuk apra peternak itu,” harapnya.
Sambung Rasa Ketua DPRD DIY Nuryadi bersama warga juga dihadiri Ketua DPRD Kulon Progo, Aris Syarifuddin, serta anggota DPRD Kulon Progo Puspitasari Apriani dan Canggih Pulung Prabandaru.
Selain di Kalurahan Kulwaru, Sambung Rasa pada Kamis (16/7/2026) juga dilaksanakan di Kalurahan Sogan, Kapanewon Wates, Kulon Progo.
Liputan: W Maryanti



