Dapati Kantor Desa Bendungan Jam 08.00 Belum Ada Layanan, Bupati Agus Godrong: Pemdes Harus Cepat, Sigap dan Tepat !

Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) bersama Kepala Inspektorat Kristri Widodo turun ke desa-desa untuk memantau pelayanan masyarakat di lapisan paling bawah. (foto/ist)

Temanggung, Proliman News – Bupati Temanggung Agus Setyawan (Agus Gondrong) bersama Kepala Inspektorat Kristri Widodo turun ke desa-desa untuk memantau pelayanan masyarakat di lapisan paling bawah.

Rabu (21/5/2025) pukul 08.00 WIB Agus Gondrong, melihat langsung pelayanan di Kantor Dea Bendungan, Kecamatan Trerep.

Saat masuk Agus Gondrong mendapati kantor desa tersebut masih sepi, bahkan ada seorang warga yang membutuhkan surat pengantar belum terlayani.

Ia pun meminta pemerintah desa untuk sigap, cepat, dan tepat dalam memberikan pelayanan kepada warganya.

“Ini dalam rangka merawat masyarakat, setiap hari masyarakat itu punya kepentingan, surat dan sebagainya. Ketika butuh surat penting hari itu juga, jam itu juga harus di bawa ke instansi lain yang terkait umpamanya, kalau nggak sampai dapat ya kan kasihan,”ujarnya Rabu (21/5/2025).

Menurutnya, sebagai abdi masyarakat sudah menjadi keharusan datang dan memberikan pelayanan tepat waktu. Hal itu merupakan bagian dari risiko dan tanggungjawab sebagai pamomong, yang terkadang harus menomorduakan urusan pribadi dan keluarga demi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Pertanggungjawaban sebagai pamomong memang berisiko, artinya banyak urusan pribadi, keluarga yang mungkin harus dinomorduakan setelah kita jadi pamomong, yang harus merawat masyarakat dengan baikm”ujarnya.

Agus Gondrong mengatakan, hari ini bukan sidak, cuma kunjungan biasa, melihat pelayanan masyarakat di desa-desa seperti apa.

“Kalau semua sudah berjalan dengan baik maka masyarakat terlayani dengan baik mendapat banyak kemudahan, karena tugas kita adalah memberikan kemudahan kepada masyarakat,”katanya.

BACA JUGA  Pedagang Pasar Buah Penggaron Iuran Bersedekah, Santuni 100 Anak Yatim Piatu

Ivan, warga yang telah datang pagi ke kantor desa mengaku harus pulang lagi lantaran masih sepi padahal dia membutuhkan surat pengantar untuk meminta surat kehilangan yang akan diteruskan ke Kantor Polisi. 

“Tadi jam delapan kurang sepuluh sampai sini tapi kondisi kantor desa masih kosong terus pulang dulu. Harapan saya tepat waktu, harus disiplin, saya mau minta pelayanan, saya juga punya pekerjaan supaya urusan cepat selesai pekerjaan saya juga bisa selesai,”katanya.

Selain ke kantor desa, Bupati Agus juga menyempatkan diri meninjau TK Dharma Wanita yang terletak persis di depan kantor desa. Ia juga mendapati ada kerusakan pada bagian plafon yang jebol dan hampir ambrol di salah satu ruang kelas.

Agus pun kemudian meminta Pemerintah Desa Bendungan untuk segera melakukan perbaikan kerusakan, dengan berbagai solusi salah satunya bisa menggunakan alokasi dana kesiapsiagaan bencana. Lantaran, rusaknya plafon bisa membahayakan para siswa ataupun guru dan tentunya tidak nyaman saat proses belajar mengajar.

Liputan : Bagus Kiswanto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *