Kulon Progo, Proliman News – Tidak ada wacana asosiasi perajin batik Kulon Progo menjadi satu-satunya pintu pembagi order pengadaan batik motif baru untuk kalangan dinas dan pegawai negeri sipil (ASN).
Demikian Ketua Asosiasi Perajin dan Pedagang Batik (APPB) Kulon Progo, Joko Mursito menanggapi berita yang dirilis prolimannews.id, Jumat (20/6/2025) tentang ‘Pembagian Order Pengadaan Binangun Kertoraharjo Melalui Satu Pintu Asosiasi Dinilai Bakal Runyam’.
Ia menegaskan sampai saat ini tidak ada sama sekali wacana pembagian order pengadaan batik motif baru tersebut melalui satu pintu asosiasi perajin batik (APPB) Kulon Progo.
“Jangankan perintah, wacana pun tidak ada. Hingga saat ini belum ada wacana pembagian order ( melalui asosiasi perajin batik Kulon Progo ), “ ujarnya hari ini.
Hal ini perlu ia luruskan agar jangan sampai terjadi kegaduhan di tengah masyarakat terutama dikalangan perajin batik Kulon Progo.
Bahkan ia meminta agar berita klarifikasi ini sesegera mungkin ditayangkan sehingga tidak menimbulkan prasangka buruk terhadap dirinya maupun asosiasi batik Kulon Progo.
Joko Mursito menegaskan, ia selaku ketua asosiasi batik Kulon Progo belum pernah diajak rembugan sama sekali tentang pihaknya sebagai pembagi order pengadaan batik motif baru.
“Niki asosiasi pundi maksudnya ? ( Ini asosiasi mana ?). Saya ini ketua asosiasi tidak ada seorang pun yang mengajak berembug soal ini, je,” katanya menegaskan.
Sehingga perlu dipertegas bahwa sejauh ini tidak ada pihak manapun atau instansi mananpun yang meminta atau mengajak bicara Asosiasi Perajin dan Pedagang Batik (APPB) Kulon Progo untuk membagi order batik motif baru.
“Kecuali (kepada) asosiasi batik yang lain ( jika ada ). Mohon diperjelas ini agar tidak membuat gaduh,” tuturnya melalui pesan singkat W A.
Ia juga mengatakan tidak ada perintah dari instansi manapun atau pejabat siapapun kepada asosiasi untuk membagi order pengadaan batik motif baru Binangun Kertoraharjo.
“Belum ada. Atau mungkin baru pendapat pribadi (pejabat instansi tertentu ),” tulisnya.
Apakah jika APPB Kulon Progo diperintah oleh pejabat tertenti atau mungkin Bupati / Wakil Bupati Kulon Progo untuk membagi order pengadaan batik motif baru apa mau ?
Menanggapi pertanyaan ini Joko Mursito menyatakan, lebih baik dikoordinir oleh Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM selaku pemangku kewenangan.
“Lebih baik dikoordinir oleh Dinas Perindustrian Koperasi dan UMJM selaku pemangku kewenangan,” ujarnya mengakhiri.
Liputan : Suyono Sugondo



