Menjaga Takhta Sang Juara: Argentina Melaju ke Final Usai Jinakkan Inggris

(Foto: Shaun Botteril/AFP)

Yogyakarta, Proliman News – Lapangan hijau Mercedes-Benz Stadium menjadi saksi bisu berkumpulnya puluhan ribu mimpi yang bergemuruh dalam satu malam penuh drama emosional. Di hadapan 68.239 penonton yang memadati stadion, Argentina dan Inggris menyuguhkan pertarungan babak semifinal Piala Dunia 2026 yang menguras air mata dan rasa hormat. Lewat sepasang gol penentu di menit-menit akhir pertandingan, La Albiceleste berhasil melangkah ke babak final dengan kemenangan tipis 1-2, mengakhiri perjalanan berani Three Lions dengan cara yang teramat menyesakkan dada.

​Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Ismail Elfath ini berjalan dengan intensitas tinggi dan fisik yang tangguh sejak awal laga. Aroma persaingan klasik langsung terasa ketika tujuh pelanggaran sudah tercipta bahkan sebelum laga memasuki menit ke-10.

  • ​Peluang Paruh Pertama: Inggris sempat menebar ancaman berbahaya ketika pergerakan lincah Jude Bellingham membuahkan tendangan bebas, yang kemudian disambut oleh sundulan John Stones meski masih melebar dari gawang. Di sisi lain, tembakan bertenaga dari Enzo Fernández menjadi peluang paling mengancam milik Argentina sebelum turun minum.
  • ​Gemuruh Tiga Singa: Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-55. Berawal dari umpan Declan Rice yang membebaskan Morgan Rogers di sisi kanan, sebuah umpan silang akurat dikirimkan ke tiang jauh. Anthony Gordon yang berdiri bebas dengan tenang mencocokkan bola masuk ke dalam gawang, memicu ledakan kegembiraan di sudut tribun pendukung Inggris.
BACA JUGA  Gelombang Seruan Boikot Adidas Menguat, Publik Kecam Krisis Empati

​Tertinggal satu gol memaksa Argentina meningkatkan urgensi serangan mereka. Ini menjadi kali kedua sepanjang kiprah mereka di Piala Dunia sejak kekalahan dari Arab Saudi pada tahun 2022 di mana Argentina harus berada dalam posisi tertinggal. Gelombang serangan tiada henti mulai menguji ketangguhan Jordan Pickford di bawah mistar gawang Inggris.

​Kiper Inggris tersebut sempat melakukan penyelamatan refleks kilat saat menghalau sundulan Nicolás González serta menepis tembakan jarak jauh Enzo Fernández. Keberuntungan Inggris pun sempat diuji saat tendangan Alexis Mac Allister membentur tiang gawang setelah menerima umpan Rodrigo De Paul.

​Namun, ketangguhan benteng pertahanan Inggris akhirnya runtuh menjelang akhir laga.

​Tepat pada menit ke-85, berawal dari situasi sepak pojok yang bermula dari penyelamatan Pickford, Enzo Fernández yang menerima bola di luar kotak penalti melepaskan tembakan keras yang bersarang di sudut jauh gawang Inggris, mengubah skor menjadi 1-1 setelah menerima umpan dari Lionel Messi.

Ketika pertandingan tampaknya akan berlanjut ke babak perpanjangan waktu, sebuah drama larut tercipta di menit ke-90+2′. Setelah tembakan Mac Allister kembali menerpa tiang gawang, Lionel Messi dengan jeli mengirimkan umpan silang akurat ke arah Lautaro Martínez yang berdiri tanpa kawalan untuk dengan mudah menyundul bola ke gawang yang kosong. Gol ini mengunci kemenangan dramatis Argentina.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *