Perkuat Peran Hingga Level Keluarga, Pemkab Kulon Progo Gelar Sertijab Ketua TP PKK Empat Kapanewon

Perkuat Peran Hingga Level Keluarga, Pemkab Kulon Progo Gelar Sertijab Ketua TP PKK Empat Kapanewon. (Foto/Pemkab Kulon Progo)

Kulon Progo, Proliman News — Pemerintah Kabupaten Kulon Progo resmi menggelar Pelantikan dan Serah Terima Jabatan (Sertijab) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kapanewon di Aula Adikarta, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Kamis (3/9/2026).

​Sertijab ini mencakup pembaruan kepemimpinan PKK di empat wilayah kapanewon, yaitu Sentolo, Kokap, Galur, dan Kalibawang.

Rangkaian pergantian pengurus ini meliputi empat kapanewon, yakni Sentolo dengan dilantiknya Dwi Wulandari, S.Pd. menggantikan Marnaningsih, serta Kokap yang kini dipimpin Dinalarantini, ST. menggantikan Sarjini. Selain itu, Siti Khodriyah, S.TP. resmi menggantikan Andri Susilanindyah, S.Km., M.Ph. sebagai Ketua TP PKK Kapanewon Galur, dan Fitri Rahwawati, SE., M.IP. menggantikan Christina Esti Winarni, SH. untuk wilayah Kapanewon Kalibawang.

Ketua TP PKK Kabupaten Kulon Progo, Nuraini Mufida, menekankan bahwa rotasi dan pelantikan ini merupakan momentum strategis untuk memperkuat struktur organisasi serta meningkatkan efektivitas program kerja.

​“Pelantikan ini merupakan momentum penting dan strategis untuk penguatan, baik dalam program kinerja maupun struktur organisasi. Mari kita optimalkan dengan menjaga kekompakan, soliditas yang tinggi, bekerja sama, dan saling mengisi,” ujar Nuraini.

​PKK Sebagai Ujung Tombak Pemerintah

​Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko, memberikan apresiasi atas pengabdian para pengurus lama dan menggarisbawahi peran vital PKK sebagai mitra utama pemerintah daerah.

​Ambar menegaskan bahwa keberadaan pengurus PKK hingga tingkat bawah menjadi kunci utama pemerintah dalam mendeteksi persoalan riil masyarakat secara langsung.

​”Tanpa Ibu-ibu PKK, Pak Bupati, saya, beserta jajaran tidak bisa mendeteksi dan mengidentifikasi secara detail keluhan apa yang dirasakan oleh masyarakat,” tegas Ambar.

Liputan: Galang Andika Pratama

Deskripsi Banner
BACA JUGA  ​Telan Anggaran Rp 13,7 Miliar, Jembatan Trisik Galur Dibangun Ulang Tanpa Pilar Tengah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *