Prediksi, PDIP Kulon Progo Akan Melaju Sendiri Usung Calon Bupati- Wakil Bupati Tanpa Partai Koalisi

Pakar meramalkan kemungkinan besar PDIP Kulon Progo mengusung calon bupati – wakil bupati tanpa koalisi karena jumlah kursinya cukup untuk melenggang sendirian.(foto/ist)

Kulon Progo, Proliman News – Kemungkinan besar PDIP Kulon Progo mengusung calon bupati – wakil bupati tanpa koalisi karena jumlah kursinya cukup untuk melenggang sendirian.

Demikian Agus Sujarwo, Pengamat Politik Ecodef Kulon Progo, di temui di kantornya Selasa ( 2/4/2024) soal prediksi pertarungan politik Pilkada Kulon Progo 2024 bulan November mendatang.

Agus mengatakan, sejumlah partai kemungkinan besar akan mendorong PDIP untuk melaju sendiri mengusung pasangan calonnya karena dinilai kuat untuk single fighter.

“Ramalan saya, Gerindra, Golkar dan PAN, akan bersatu sebagaimana di pusat. Dan koalisi ini pasti nyurung (mendorong)  PDIP maju sendiri,” katanya menjelaskan.

Menurutnya ini juga bagian dari strategi mereka koalisi Gerindra, Golkar dan PAN untuk memojokkan PDIP agar berjuang sendirian.

Resikonya apa, jika PDIP mampu memenangkan Pilkada Kulon Progo 2024 seorang diri pasti akan semakin tegak berdiri power full.

Tetapi jika kalah akan menjadi pemenang pemilu yang terkulai, tersisih dari pergaulan di kancah politik pemerintahan selama lima tahun.

Karena menurut Agus Sujarwo, Gerindra tidak mungkin bersama PDIP, PKB atau PKS, dan yang paling rasional pasti akan membangun koalisi copy paste koalisi Pilpres 2024, yakni bersama Golkar, dan PAN.

Koalisi ini akan membangun opini pasangan calon bupati – wakil bupati di Pilkada Kulon Progo 2024 idealnya harus lebih dari dua pasangan. Setidaknya tiga pasangan.

BACA JUGA  Peringati Hari Pers 2026 Wartawan Yogyakarta Ziarah ke Makam Fuad Muhammad Syafruddin (Udin)

“Ini dilakukan agar PDIP terpojok, kemudian mengusung calonnya sendirian. Ini akan memojokkan PDIP, sehingga partai banteng ini akan berjuang sendirian mengarungi Pilkada Kulon Progo 2024,” ujarnya.

Karena kecil kemungkinan, PDIP mengajak serta PKS dan PKB dalam koalisi Pilkada Kulon Progo 2024, karena efek Pilpres 2024.

“Sementara PPP pasti akan merasa nguyahi segoro untuk bergabung dengan PDIP, karena jumlah kursinya hanya dua sementara PDIP turah cukup untuk bertarung sendirian,” ungkapnya.

 PPP lebih terhormat gabung PKS dan PKB, nampaknya, papar Agus Sujarwo.

Sehingga kemungkinan besar ada tiga pasangan calon bupati – wakil bupati pada Pilpres 2024, yakni paslon yang diusung PDIP, paslon yang diusung Gerindra, Golkar dan PAN, dan paslon yang diusung PKB, PKS, PPP dan NasDem.

“Ya ini kemungkinan, semoga suasana politik dalam negeri Kulon Progo lebih kondusif, lebih rasional, lebih waras, dan realistis,” ujarnya.

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *