Ratusan Nasabah Korban Koperasi BLN Mengaku Memasok Dana Antara Rp 49 Juta – Rp 400 Juta Per Orang

Ratusan warga dari Boyolali, Purwodadi, dan Salatiga, Jawa Tengah mengaku menjadi korban dugaan investasi bodong Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN).(foto/ist)

Boyolali, Proliman News – Ratusan warga dari Boyolali, Purwodadi, dan Salatiga, Jawa Tengah mengaku menjadi korban dugaan investasi bodong Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN).

Mereka mengaku telah menginvestasikan uang mereka bervariasi antara Rp 40 juta hingga Rp 400 juta per nasabah, dengan nilai akumulasi mencapai belasan miliar rupiah.

Dwi Priatmoko, salah satu korban mengaku ikut karena tergiur skema investasi bertajuk Sipintar yang menjanjikan pengembalian dana dua kali lipat dalam tempo 24 bulan.

“Saya setor Rp 100 juta, dijanjikan kembali Rp 200 juta. Baru tiga kali dapat transfer, programnya diganti sepihak, sekarang macet,” ujar Dwi, Selasa (13/5/2025).

Ia bahkan harus menggadaikan SK pensiun untuk menambah setoran hingga Rp 150 juta.

Menurutnya, koperasi tersebut mengelola sekitar 40 ribu rekening sehingga total dana investasi yang terhimpun mencapai ratusan miliar rupiah.

“Uang saya yang belum kembali Rp 75 juta. Ada yang rugi Rp 4 miliar bahkan menanggung Rp 14 miliar karena mengajak relasi,” katanya.

Sementara itu, Aris Carmadi, nasabah lainnya mengungkap, kantor pusat Koperasi Bahana Lintas Nusantara di Salatiga kini telah kosong tanpa jejak.

Para korban pun sempat mendatangi rumah Niko, pimpinan Koperasi Bahana Lintas Nusantara itu. Namun, Niko pun sudah kabur.

Bersama beberapa korban, dia pun akhirnya melaporkan kasus ini ke Mapolres Boyolali.

Harapannya, aparat bisa segera mengusut tuntas dugaan penipuan berkedok investasi tersebut.

BACA JUGA  Jelang Operasi Lilin Candi 2025, Satlantas Wonosobo Lakukan Ramp Check Angkutan Umum

Kasus dugaan penipuan Koperasi Bahana Lintas Nusantara (BLN) dengan kerugian miliaran rupiah terjadi di wilayah Boyolali, Salatiga, dan Purwodadi, kini ditangan aparat.

Liputan : Lek Sarmawi

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *