Ribuan Wisatawan Padati Pantai Glagah Indah Kulon Progo Setiap Sore Hari, Ada Apa Disana Ini Liputannya ?

Ribuan wisatawan ini ternyata sengaja datang di sore dan petang untuk menikmati pesona menarik terbenamnya matahari.(foto/Anung)

Kulon Progo, Proliman News – Minggu (30/11/2025) petang, Pantai Glagah Indah Kulon Progo penuh sesak wisawatan.

Ribuan wisatawan ini ternyata sengaja datang di sore dan petang untuk menikmati pesona menarik terbenamnya matahari.

Karena panorama matahari terbenam membuat kawasan laguna dan bibir pantai Glagah Indah member lukisan alam yang luar biasa cantik.

Ribuan wisatawan ini seperti tengah menikmati konser, duduk manis sembari makan minum memandang pantai yang tengah menyuguhkan Kebesaran Tuhan.

Lukisan langit dengan mempesona dan warna-warna yang berusah setiap kedipan mata menjadi momen-momen tak tertandingi. Amat mahal !

Mulai dari anak – anak muda hingga orang tua, wisatawan tumpah ruah menghabiskan sedikitrnya waktu satu jam menjelang maatahari terbenam.

Suasana senja di pantai Glagah Indah pun menjadi berbeda dari sebelumnya. Entah ini sejak kapan terjadi.

Sejak sore, aktivitas pengunjung terlihat ramai di sepanjang kawasan (break water ) pemecah ombak hingga area laguna.

Banyak yang berswafoto, sementara lainnya duduk menikmati hembusan angin laut. “Sunset di sini selalu bagus, makanya tiap akhir pekan pasti ramai,” ujar seorang pedagang setempat.

Kemudahan akses menjadi pendorong lonjakan kunjungan. Lokasi Glagah yang dekat jalur nasional Jalan Daendels membuat wisatawan dari Purworejo dan Bantul mudah menjangkaunya.

Bagi yang sedang melintasi jalur ini di sore hari juga bisa sejenak menikmati indahnya Pantai Glagah saebelum melanjutkan perjalanan ke luar kota.

BACA JUGA  Hadapi Libur Panjang, 175 Personel Polres Wonosobo Disiagakan Kawal Jalur Wisata Dieng

Kehadiran Jembatan Kebanaran di perbatasan Kulon Progo – Bantul juga memperpendek waktu tempuh bagi pengunjung dari sisi timur.

Sementara itu, kedekatan kawasan ini dengan Yogyakarta International Airport (YIA) memperbesar peluang Glagah Indah menjadi destinasi singgah wisatawan domestik dan internasional.

Namun di balik tingginya antusiasme pengunjung, tantangan fasilitas dasar masih menjadi sorotan.

Toilet umum yang terbatas, ketiadaan tempat ibadah yang memadai, serta minimnya hall atau ruang serbaguna membuat kenyamanan wisatawan belum sepenuhnya optimal.

Ketua PHRI Kulon Progo, R.H. Sumantoyo, pada Minggu (30/11/2025) sore menilai kondisi ini tidak sebanding dengan peran strategis Glagah Indah sebagai salah satu destinasi utama Kulon Progo.

“Fasilitas umum yang memadai itu penting agar kenyamanan pengunjung benar-benar dirasakan. Glagah Indah ini penyumbang retribusi terbesar di Kulon Progo, tapi perhatian terhadap fasilitasnya masih kurang,” tegasnya.

Sumantoyo menambahkan, peningkatan fasilitas akan membawa dampak besar terhadap pengalaman wisata dan lama tinggal wisatawan, terutama karena Glagah berada di pintu masuk wilayah Kulon Progo dari arah bandara.

Selain fasilitas dasar, dorongan untuk menghadirkan bangunan ikonik seperti mercusuar modern juga menguat.

Landmark semacam ini diyakini dapat memperkuat citra Glagah sebagai destinasi kelas internasional dan menjadi magnet baru bagi wisatawan mancanegara.

Pengelola wisata dan pemerintah daerah disebut tengah mengevaluasi penataan kawasan, termasuk rencana penambahan fasilitas publik terpadu yang lebih representatif.

BACA JUGA  PHRI Kulon Progo Dorong Pengembangan Kawasan Glagah–Congot Jadi Prioritas

Dengan pesona sunset yang memikat, akses yang semakin terintegrasi, dan potensi pengembangan yang besar, Pantai Glagah Indah diyakini mampu menjadi ikon pariwisata pesisir Kulon Progo yang lebih kompetitif apabila didukung fasilitas yang memadai.

Liputan : Anung Marganto

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *