Pak Wabup Kulon Progo, Jangan Tanggung-tanggung Buka Saja Siapa yang Makan Modal PT SAK Rp 32 Miliar ?

“Saya sangat berterimakasih sudah di ingatkan untuk selalu disiplin dalam bertugas. Terimaksih sekali lagi, matur nuwun sanget saudara Wakil Bupati Kulon Progo Ambar Purwoko,” katanya dihubungi Selasa (20/1/2026).(foto/ist)

Pak Wabup Kulon Progo Haji Ambar Purwoko telah sedikit demi sedikit membuka tabir gelap yang menyelimuti BUMD PT Selo Adikarto (SAK).

Selama ini pejabat kita di Kulon Progo itu susah bicara blak-blakan, kadang penuh kepura-puraan dan kita tahulah kenapa demikian.

Ini termasuk soal berapa investasi uang rakyat di PT SAK.

Melalui Pak Wabup Kulon Progo di You Tube Sendangsari Channel masyarakat baru tahu ternyata ada uang dari APBD Kulon Progo senilia Rp 32 miliar masuk di PT SAK dan kini hilang.

Pertanyaannya, hilang kemana uang rakyat sebesar Rp 32 miliar tersebut ? Dimakan tuyul, dikorupsi para pengelola PT SAK, atau sebenarnya lari ke jalan lain di sisi kanan atau kiri PT SAK ?

Melalui You Tube Sendangsari Channel, anda sudah mulai membuka pintu pertama.

Bahkan ada uang rakyat Rp 32 miliar di PT SAK, hilang sebelum anda menjadi Wabup Kulon Progo. Uang sebesar itu sekarang hilang entah kemana, karena PT SAK tutup tidak menyisakan apapun, kecuali jejak kaki.

Pak Wabub Ambar Purwoko, sebaiknya anda bicara lugas polos apa adanya sepanjang yang sampean tahu.

Kemana duit Rp 32 miliar dari APBD Kulon Progo yang notabene milik rakyat itu hilang? Siapa pencurinya ? Kapan mencurinya ? Seperti apa modus pencuriannya ?

Karena uang sebanyak itu tentu bukan investasi sekali setor, tetapi berkali-kali setor ?

BACA JUGA  Satpam Diberhentikan, Disdikpora DIY Dalami Dugaan Intimidasi Siswa

Berikutnya, yang rakyat juga ingin tahu PT SAK itu sekarang 100 persen milik Permda Kulon Progo atau ada partner lain dalam investasinya?

Dulu kan ada PT CKS sebagai penyerta modal sebelum Budi Ribam dipenjara?

Pertanyaan berikutnya, kenapa sudah setahun penyidikan Kejaksaan Negeri Kulon Progo, tidak kunjung menetapkan siapa tersangkanya ? Emang susah ya menetapkan tersangka di kasus ini? Atau terlalu rumit? Atau ada apa sebenarnya ?

Atau jangan-jangan ada orang diluar jajaran direksi yang ikut makan uang rakyat senilai Rp 32 miliar tadi ?

Ini aneh lho Pak Wabup, PT SAK itu banyak mendapat pekerjaan dari pemerintah tapi kok bisa modal habis? Iki piye nalare ?

Produksi aspal hot mix juga sesuai pesanan para kontraktor jalan, kenapa tidak ada lagi uang tersisa di PT SAK? Aneh ndak Pak Wabup?

Saya sarankan tidak perlu tanggung-tanggung Pak Wabup, sekarang ini eranya bersih- bersih biar sehat donya akhirat.

Suyono Sugondo

Pimred Proliman News

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *