Gedung Mandala Teater Apa Harus Jadi Bioskop Lagi, Kenapa Tidak Dikelola Pemda Kulon Progo untuk Kemajuan ?

Saat ini, Pemkab Kulon Progo sedang merampungkan proses administrasi persetujuan DPRD untuk hibah bangunan, agar pihak Keraton dan investor bisa segera mengeksekusi proyek. (Foto/Dok)

Mendengar kabar Gedung Bioskop Mandala Teater akan dihidupkan kembali, pesaraan saya senang dan sedih campur aduk.

Kita tahu Gedung Bioskop Mandala Teater ini semula menjadi kebanggan warga Kulon Progo, karena ini satu-satunya gedung bioskop, tempat hiburan yang ada di tengah Kota Wates, saat itu.

Demi kemajuan Kota Wates saya kira kita semua patut mendukung agar gedung atau bekas Bioskop Mandala Teater ini berfungsi dengan baik.

Saya secara pribadi mendukung kabar baik ini, karena di tengah Kota Wates akan ada peningkatan fungsi bekas Gedung Bioskop Mandala.

Memang gedung itu perlu beralih fungsi, tepatnya dihidupkan kembali, tidak hanya untuk gudang saja akan tetapi difungsikan lebih bermanfaat dan menganggkat wajah Kota Wates.

Perlu diketahui bahwa gedung itu dulu menjadi primadona warga Kulon Progo yang berbondong – bondong datang kesana menyaksikan film di Bioskop Mandala Teater.

Setelah bioskop tutup sempat disewakan ke pihak ketiga untuk futsal dan billiard.

Itu masih mendinglah ada pergerakan dan menjadi sport centre.

Akan tetapi setelah itu difungsikan Pemkab Kulon Progo untuk gudang, saya sempat bertanya apakah gedung itu bisa difungsikan untuk bisnis?

Pada waktu itu informasinya karena gedung ini berdiri di tanah milik Puro Pakualaman dan aset bangunan milik Pemkab Kulon progo sehingga konon tidak bisa dipihak ketigakan.

Akan tetapi sebetulnya saya waktu itu sempat menyarankan Bekas Gedung Biioskop Mandala Teater digunakan untuk studio sekolah film, karena ada ditengah kota.

BACA JUGA  Komisi C DPRD DIY Monitoring Jalan Tegalsari-Klepu, Dorong Pembangunan Talut dan Drainase Ruas Kokap - Klepu yang Terkendala Perizinan BKSDA 

Karena di Dinas Kebudayaan Kulon Progo ada sekolah film saat itu.

Harapannya gedung itu bisa untuk pelatihan dan praktek pembuatan film dan juga untuk menonton film karya mereka.

Sehingga ditengah kota ada fasilitas pemerintah untuk wahana edukasi dan terbuka untuk umum agar masyarakat bisa menonton film lokal.

Namun apa daya saat itu hanya ide semata dan tidak pernah direncanakan Pemkab Kulon Progo untuk merubah fungsi gedung tersebut.

Hari ini pihak Puro Pakualaman bersama invsetor akan mengelola gedung itu menjadi lebih baik tapi juga menyedihkan, kenapa tidak dikelola sendiri oleh Pemkab Kulon Progo dengan BUMD-nya misalnya.

Rasa senang dan sedih sepertinya bercampur mendengar kabar baik ini.

Akan tetapi demi kemajuan Kota Wates saya kira kita semua patut mendukung agar gedung atau tempat eks bioskop ini berfungsi dengan baik. Salam !

Penulis : Fajar Gegana Anggota DPRD DIY

Deskripsi Banner

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *